Idu Adha tahun 2022 ini jatuh pada 9 Juli 2022 menurut hasil hisab dari Muhammadiyah. Hasil ini diperoleh berdasarkan kriteria perhitungan hisab wujudul hilal, yakni lebih dari 0 derajat.

Ketetapan Muhammadiyah ini tercantum dalam maklumat NOMOR 01/MLM/I.0/E/2022. Maklumat tersebut menetapkan waktu untuk awal Ramadhan, awal Syawwal, dan kapan waktu hari raya Idul Adha 1443 H.

Berdasarkan hisab awal Dzulhijjah 1443 H yang dilakukan oleh Muhammadiyah, pada saat matahari terbenam tanggal 29 Juni 2022, tinggi hilal lebih dari 0° (+01° 58¢ 28²), artinya sesuai hilal sudah wujud (hilal) sesuai kriteria Muhammadiyah.

Jika Muhammadiyah sudah menetapkan tanggal 29 Juni 2022 hilal sudah wujud dan menetapkan tanggal 9 Juli 2022 sebagai hari raya Idul Adha, berbeda dengan pemerintah RI dan ormas terbesar Nahdlatul Ulama. Baik pemerintah maupun NU masih menunggu proses rukyatul hilal (melihat hilal) dan sidang isbat. Saat artikel ini ditulis, Kementrian Agama tengah menyelenggarakan rangkaian sidang isbat. Salah satunya dengan mendengarkan pemaparan ahli.

Salah satu ahli yang diundang adalah Prof. Thomas Djamaludin, Profesor Riset Astronomi-Astrofisika di Pusat Riset Antariksa untuk menjelaskan posisi hilal saat ini. Menurutnya ada potensi perbedaan pelaksanaan hari raya Idul Adha tahun 2022 ini.

Dari penjebarannya, ada peluang tidak melihat hilal pada tanggal 29 Juni 2022, mengingat hasil hisab, termasuk hisab Muhammadiyah, masih belum mencukupi kriteria imkanur rukyah yang ditetapkan MABIMS (Menteri-menteri Agama Brunai Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura), yaitu 3°.

“Di Indonesia, hisab yang menggunakan kriteria baru MABIMS dan (ada) peluang tidak berhasil rukyat pada tanggal 29 Juni 2022 (hari ini, pen.),” ulas mantan Kepala Lapan ini.

Dengan adanya peluang tidak berhasil melihat bulan pada tanggal 29 Juni ini, bisa jadi Idul Adha akan ditetapkan pada 10 Juli 2022. Bulan Dzulqaidah pun harus disempurnakan menjadi 30 hari.

“Idul Adha berpotensi 10 Juli 2022. Kepastiannya diputuskan pada sidang isbat,” terang Thomas.

Selain Muhammadiyah, menurut Thomas, Arab Saudi juga berpotensi melaksanakan Idul Adha pada tanggal 9 Juli 2022. Karena tanggal 29 Juni 2022 ada potensi hilal terlihat.

Pemaparan posisi hilal sebagaimana disampaikan oleh Thomas merupakan salah satu rangkaian dari sidang isbat yang biasa diselenggarakan menjelang tanggal 1 bulan hijriyah. (AN)