Makanan dan minuman rezeki dari Allah SWT. Tanpa karunia dan anugerah dari Yang Maha Kuasa, sumber makanan tidak akan pernah ada di dunia ini. Saking sayangnya Tuhan kepada Manusia, dia menumbuhkan dan menciptakan seluruh sesuatu yang kelak bisa menjadi sumber makanan dan minuman manusia. Bayangkan, andaikan sumber makananan dan minuman itu tidak ada, manusia tidak akan bisa bertahan hidup di dunia ini.

Karenanya, kita harus banyak bersyukur dan menghaturkan rasa terima kasih kepada Allah SWT. Uniknya, bersykur dan berterima kasih kepada Allah pun termasuk ibadah di dalam Islam. Sudah dikasih makan, minum, dan ketika berterima kasih, juga diberi pahala oleh Allah SWT. Semakin banyak bersyukur, semakin besar pula karunia yang diberikan Tuhan.

Di antara cara bersyukur kepada Allah berdoa ketika mau dan setelah makan dan minum. Paling tidak, kita ucapkan bismillahirrahmanirrahim sebelum makan, alhamdulillah setelah makan. Imam al-Nawawi dalam al-Adzkar mengutip beberapa hadis yang berkaitan dengan dzikir atau doa yang bisa dibaca pada saat menyantap makanan. Dalam hadis riwayat Anas disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

إن الله تعالى ليرضى عن العبد يأكل الأكلة فيحمده عليها، ويشرب الشربة فيحمده عليها

Artinya:

“Sesungguhnya Allah SWT meridhai hamba yang memakan makanan, lalu dia memuji Allah atas makanan yang dimakan. Begitu juga seorang hamba yang minum minuman, dia memuji Allah atas minuman yang diminumnya.”

Sangat dianjurkan membaca hamdalah setelah makan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Dalam riwayat Abu Said al-Khudri dijelaskan:

أن النبي صلى الله عليه وسلم كان إذا فرغ عن طعامه قال: الحمد لله الذي أطعمنا وسقانا وجعلنا مسلمين

Artinya:

“Nabi SAW setelah selesai makan, beliau berdoa: Alhamdulillahilladzi Ath’amana wa Saqana wa Ja’alna muslimin/segala puji bagi Allah yang sudah memberi kami makan, minum, dan menjadikan kami sebagai orang muslim.”

Apa yang dilakukan ini sangat perlu kita contoh dan praktiikan dalam kehidupan sehari-hari. Doa yang dibaca Nabi itu bisa dibiasakan setelah kita makan. Kalaupun tidak hafal, paling tidak kita mengucapkan Alhamdulillahi rabbil ‘alamin setelah makan.