Ada banyak macam shalat Sunnah di dalam Islam. Di antaranya adalah shalat sunnah rawatib, yaitu shalat sunnah yang dikerjakan setelah shalat wajib, atau sebelum shalat wajib. Shalat rawatib yang dilakukan sebelum shalat wajib sering juga disebut qabliyyah, sementara shalat sunnah yang dilakukan setelah shalat wajib disebut ba’diyyah.

Syeikh Abu Syuja’ dalam Matan Taqrib menjelaskan:

والسنن التابعة للفرائض سبعة عشر ركعة: ركعتا الفجر، وأربع قبل الظهر وركعتان بعده، وأربع قبل العصر، وركعتان بعد المغرب، ثلاثة بعد العشاء يوتر بواحدة منهن

“Sunnah yang mengiri shalat fardhu ada 17 rakaat: dua rakaat sebelum shubuh, empat rakaat sebelum dzuhur dan dua rakaat setelahnya, empat rakaat sebelum ashar, dua rakaat setelah maghrib, dan tiga rakaat setelah isya dengan sekaligus witir satu rakaat”

Dari penjelasan di atas, yang tidak termasuk shalat sunnah hanyalah shalat setelah shubuh dan setelah ashar, karena itu termasuk waktu yang dilarang shalat. Sementara shalat sunnah sebelum maghrib, meskipun tidak dimasukan dalam penjelasan di atas, tetap disunnahkan berdasarkan hadis Bukhari-Muslim.

كُنَّا بِالْمَدِينَةِ فَإِذَا أَذَّنَ الْمُؤَذِّنُ لِصَلاَةِ الْمَغْرِبِ ابْتَدَرُوا السَّوَارِىَ فَيَرْكَعُونَ رَكْعَتَيْنِ رَكْعَتَيْنِ حَتَّى إِنَّ الرَّجُلَ الْغَرِيبَ لَيَدْخُلُ الْمَسْجِدَ فَيَحْسِبُ أَنَّ الصَّلاَةَ قَدْ صُلِّيَتْ مِنْ كَثْرَةِ مَنْ يُصَلِّيهِمَا

“Dulu ketika kami berada di Madinah, di saat muadzin mengumandangkan adzan Maghrib, mereka langsung saling berlomba untuk melakukan shalat dua rakaat dan dua rakaat. Bahkan kalau ada orang asing masuk masjid, mereka akan menyangka bahwa shalat Maghrib sudah dilaksanakan saking banyaknya orang yang melakukan shalat dua rakaat tersebut” (HR: Muslim)

Kemudian yang disunnahkan juga, berdasarkan penjelasan Syeikh Abu Syuja’, adalah shalat sunnah sebelum Ashar. Dalam hadis riwayat al-Tirmidzi, orang yang mengerjakan shalat sunnah sebelum ashar akan dirahmati Allah SWT.

Rasulullah SAW mengatakan:

رحم الله امرءا صلى قبل العصر أربعا

“Allah SWT merahmati orang yang shalat empat rakaat sebelum Ashar” (HR: al-Tirmidzi)

Shalat empat rakaat maksudnya di sini adalah pengerjaannya dua rakaat dua rakaat. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam riwayat lain:

كان النبي صلى الله عليه وسلم يصلى قبل العصر أربع ركعات يفصل بينهن بالتسليم

“Nabi SAW shalat empat rakaat sebelum Ashar dengan dua salam (dua rakaat dua rakaat)” (HR: al-Tirmidzi)

Berdasarkan kedua hadis ini, shalat sunnah empat rakaat sebelum ashar termasuk bagian dari kesunnahan. Bahkan, orang yang mengerjakannya akan dirahmati Allah SWT.