Dosa yang sudah ditaubati dengan jujur dan memenuhi syarat taubat, maka Allah akan menghapus dosa itu. Tidak lagi menjadi petaka di hari kiamat kelak.

Dalam sebuah hadis Qudsi disebutkan,

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ( قال الله تبارك وتعالى : ” يا عبادي إنكم تخطئون بالليل والنهار ، وأنا أغفر الذنوب جميعا فاستغفروني أغفر لكم )

Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda, “Allah berfirman , ”Wahai hamba-hamba Ku… sesungguhnya kalian berbuat dosa sepanjang siang dan malam. Dan Aku mengampuni dosa seluruhnya, maka memohon ampunlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku mengampuni dosamu.” (HR. Muslim)

bahkan dosa yang sudah ditaubati dengan jujur dan memenuhi syarat taubat akan berganti menjadi kebaikan di dunia.

Allah berfirman :

إِلَّا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَالِحًا فَأُولَٰئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Kecuali orang-orang yang bertaubat dan beriman serta beramal Sholih, mereka itulah orang-orang yang dosanya diganti oleh Allah menjadi kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. Al-Furqan : 70)

Artinya Allah akan ganti dosa yang sudah ditaubati itu dengan taufik, hidayah dan kemudahan melakukan amal baik. Allah mudahkan dia untuk menjadi sholih setelah dulu dia bergelimang dosa.

Sahabat Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhuma menjelaskan makna ayat ini,

( فَأُولَئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ ) قال: هم المؤمنون كانوا قبل إيمانهم على السيئات, فرغب الله بهم عن ذلك, فحوّلهم إلى الحسنات, وأبدلهم مكان السيئات حسنات.

Mereka itulah orang-orang yang dosanya diganti oleh Allah menjadi kebaikan, maksudnya adalah orang-orang beriman yang dahulu pernah bergelimang dosa. Setelah mereka bertaubat, Allah jadikan mereka benci terhadap dosa-dosa tersebut. Lalu Allah alihkan mereka untuk beramal kebajikan. Dan Allah ganti dosa-dosa yang dulu menjadi amal-amal berpahala.

(Lihat : Tafsir At Thobari 17/516).

Imam at Thobari menukil sebuah riwayat yang menceritakan sebab turunnya ayat ini. Didalamnya diceritakan bahwa saat Wahsyi dan rekan-rekannya berkata,

كيف لنا بالتوبة, وقد عبدنا الأوثان, وقتلنا المؤمنين, ونكحنا المشركات

“Bagaimana bisa kami bertaubat, sementara dulu kami menyembah berhala, membunuh orang-orang beriman dan menikahi wanita-wanita musyrik?”

Lalu Allah menurunkan ayat ini…

فأبدلهم الله بعبادة الأوثان عبادة الله, وأبدلهم بقتالهم مع المشركين قتالا مع المسلمين للمشركين, وأبدلهم بنكاح المشركات نكاح المؤمنات.

Kemudian mereka yang dulu menyembah berhala, Allah ganti menjadi menyembah hanya kepada Allah. Mereka yang dulu berperang dalam barisan pasukan kaum musyrikin, Allah ganti menjadi mereka perang bersama kaum muslimin, melawan kaum musyrikin. Yang dulu nikah dengan wanita-wanita musyrik, Allah ganti istri mereka dengan wanita-wanita beriman.

(Lihat : Tafsir At Thobari 17/517)

selengkapnya: https://konsultasisyariah.com/34260-jika-bertaubat-dosa-berubah-menjadi-pahala.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here