Sore itu, panitia Tabligh Akbar haul Sunan Bonang sedang mempersiapkan acara. Rencananya Kh Abdurrahman Wahid alias (Gus Dur) dijadwalkan  menjadi salah satu penceramah.

Para hadirin dari beragam kalangan tumpah-ruah di jalan menuju area makam seperti haul-haul tahun sebelumnya. Spesialnya, salah satu pengisi acaranya adalah salah satu tokoh berpengaruh di Indonesia yaitu Gus Dur.

Tibalah saatnya giliran Gus Dur. Baru beberapa menit, hujan deras turun. Tak ayal semua yang hadir tidak begitu hikmat dan konsentrasi. Setelah reda, para jamaah banyak yang mengantuk.

“Para hadirin yang dirahmati oleh Allah SWT, mumpung masih dalam suasana qurban, saya pribadi, panitia dan mewakili segenap keluarga besar pengelola makam mengucapkan Selamat hari raya Inul Adha!” ucap Gus Dur.

Serentak semua yang hadir ketawa ngakak.

“Loh, sering lihat Inul ngebor di TV ta? tanya Gus Dur kepada semua hadirin yang semuanya masih kelihatan tersenyum.

Seketika suasana menjadi cair kembali. Para hadirin lebih rileks dan fokus mengikuti runtutan acara sampai akhir.

Kisah ini disampaikan oleh Almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) saat memberi ceramah di Ujung Pangkah, Gresik, Jawa Timur.