Kita belum tentu bisa menjadi pembicara yang baik, tapi tentu bisa menjadi pendengar yang baik. Jika tidak jadi pembicara yang baik, jadilah pendengar yang baik. Itu juga keutamaan dalam Islam dan berpahala.

Arahkan pandangan ke pembicara, fokus, dan matikan gadget sebelum majlis dimulaiJangan tidur, melamun atau ngobrol dalam majlis. Tetap perhatikan meski anda sudah pernah mendengar dan catat faedah yang diberikan. Aktiflah bertanya jika ada kesempatan.

Itu sebagian adab mendengarkan. Mari berusaha menjadi pendengar yang baik. Buatlah guru, ustadz, dosen, khatib atau lawan bicara kita merasa dihargai. Masukkan kegembiraan di hati mereka yang telah lelah menyiapkan kajian/ pelajaran, sementara kita ‘hanya’ datang dan duduk.

Oleh : Ustadz Anas Burhanuddin, MA

sumber: https://assiwak.wordpress.com/tag/pendengar-yang-baik/