Kota Al-Rayyan (Al-Rayyan City) menjadi salah satu lokasi pertandingan Piala Dunia 2022. Kota ini terletak di bagian barat dari area metropolitan Doha. Secara administrasi, kota ini menjadi bagian dari wilayah Kotamadya Al-Rayyan (Al-Rayyan Municipality), kotamadya terbesar di Qatar (mencakup 50% total wilayah Qatar). Sebanyak 85% total populasi Kotamadya Al-Rayyan berada di Kota Al-Rayyan.

Dalam sejarahnya, sebelum terjadi ekespansi penduduk besar-besaran dan menjadi wilayah urban, Kota Al-Rayyan terdiri atas dua wilayah utama, yakni Al-Rayyan Lama (al-Rayyan al-Qadim) dan Al-Rayyan Baru (al-Rayyan al-Jadid). Al-Rayyan lama terdiri atas desa-desa tradisional, sedangkan Al-Rayyan Baru terdiri atas desa-desa maju yang dihuni oleh keluarga penguasa Qatar.

Salah satu bukti kemajuan Kota Al-Rayyan adalah Education City, sebuah komplek dengan luas 12 KM persegi. Dengan wilayah seluas itu, komplek tersebut mencakup pusat pendidikan, pusat riset, situs-situs warisan budaya, taman teknologi, hingga perpustakaan terbesar di kota. Setidaknya ada 21 institusi pendidikan, terdiri atas 8 universitas dan 13 sekolah.

 

Salah satu sudut Education City, Al-Rayyan. (Foto: Forbes)

Education City dikembangkan oleh Qatar Foundation, sebuah lembaga non-profit yang bergerak di bidang pengembangan pendidikan, sains dan budaya di Qatar. Selain Education City, lembaga yang pernah menjadi sponsor raksasa sepak bola Spanyol, FC Barcelona, juga membangun Qatar Science and Technology Park. Di sini, para pengusaha diberikan fasilitas untuk mengembangkan start-up yang bergerak di bidang bisnis teknologi.

Di Kota Al-Rayyan, ada satu tempat bersejarah yang menarik untuk dikunjungi oleh para wisatawan, khususnya muslim. Tempat itu bernama Al-Wajbah Fort (Benteng Al-Wajbah) yang berlokasi di distrik Al-Wajbah. Benteng yang dibangun pada tahun 1882 ini menjadi salah satu bangunan tertua di Qatar yang masih berdiri hingga saat ini.

Selain bangunan yang indah dengan gaya arsitektur kuno, Al-Wajbah Fort juga merupakan bangunan bersejarah bagi rakyat Qatar. Pada tahun 1893, benteng ini menjadi saksi bisu kemenangan pasukan Qatar yang dipimpin oleh Jassim bin Muhammad Al Thani atas pasukan Turki Utsmani yang dipimpin oleh Mehmed Hafiz Pasha. Al-Wajbah saat itu menjadi bagian dari provinsi Najd Sanjak yang berada di bawah kekuasaan Turki Utsmani.

Al-Wajbah Fort nampak dari dalam. (Foto: Oasis Travel)

Pertempuran itu bermula saat 14 pemimpin suku lokal Qatar dipenjara oleh pemerintah Turki Utsmani. Itu menyebabkan Jassim Al-Thani sebagai Kaymakam (istilah untuk menyebut gubernur yang digunakan oleh Turki Utsmani saat itu) membangkang. Pemerintah pun mengirim pasukan untuk meberantas pembangkang, mereka mengepung Al-Wajbah Fort sebagai basecamp dari Jassim Al-Thani.

Pertempuran pun terjadi. Pasukan Jassim Al-Thani yang berjumlah ribuan berhasil memukul mundur pasukan Turki Utsmani yang hanya berjumlah ratusan. Kemenangan berhasil diraih oleh kubu Qatar, para pimpinan suku lokal Qatar yang ditahan pun berhasil dibebaskan. Pertempuran itu dikenal sebagai The Battle of Al-Wajbah (Pertempuran Al-Wajbah).

Demikianlah informasi sekilas tentang Kota Al-Rayyan dan sejarahnya. Selama Piala Dunia 2022 berlangsung, stadion di kota ini yang akan menggelar pertandingan adalah Education City Stadium yang lokasinya masih berada di komplek Education City. Stadion itu memiliki kapasitas penonton sebanyak 40.000 kursi. Adapun beberapa pertandingan yang akan digelar di stadion ini antara lain:

Denmark vs Tunisia (22/11)

Uruguay vs Korea Selatan (24/11)

Polandia vs Arab Saudi (26/11)

Korea Selatan vs Ghana (28/11)

Tunisia vs Prancis (30/11)

Korea Selatan vs Portugal (2/12)

Babak 16 Besar: Juara grup F vs Runner-Up grup E (6/12)

Babak Perempat Final (9/12)

[NH]