Turut memeriahkan Hari Santri Nasional, Pengurus Wilayah Fatayat NU Yogyakarta berencana menggelar Festival Halal Fashion. Acara ini sekaligus untuk membersamai pemilihan Duta Santri Nasional yang rencananya akan berlangsung per-hari ini (5/9) hingga 24 Oktober mendatang.

Ketua PW Fatayat NU DIY, Khotimatul Husna, mengatakan bahwa para santri harus memiliki beragam kompetensi, tidak saja di bidang spiritual, tetapi juga di ranah profesionalisme kerja.

“Santri sebagai pewaris perjuangan ulama harus bertransformasi ke banyak dunia, banyak komunitas, dan memiliki jaringan yang luas. Santri juga harus memiliki berbagai kompetensi, bukan hanya bidang lahiriah, fisik atau jasmaniah saja melainkan kompeten di bidang spiritual, keilmuan, profesionalisme, karakter yang unggul dan sebagainya,” kata Khotim, dikutip TIMES Indonesia.

Untuk diketahui, Festival Halal Fashion mengusung tema sustainable fashion demi keberlanjutan hayati dan kelestarian alam. Tujuan utama program ini adalah menjaring potensi desainer yang berkualitas dari kalangan santri dan masyarakat pesantren.

Rangkaian kegiatan “Festival Halal Fashion” akan berlangsung sampai 7 September 2021 untuk tahap pendaftaran dan berakhir di tanggal 24 Oktober 2021 untuk grand final. Tahapan dalam “Festival Halal Fashion” ini adalah seleksi, proses pembuatan busana dengan bahan kain dari  panitia, kurasi, karantina, semi-final, dan grand final yang akan diselenggarakan pada puncak acara untuk peringatan Hari Santri Nasional 2021.